Postingan

Terpaut cinta dengan adiknya

  Radit bersiul mengusir sepi. Jamarinya membuka ponsel, mencari notifikasi yang masuk. "Menunggu paling menyebalkan, " Mendengar suara Radit, beberapa orang menoleh ke arahnya. Tapi Radit tak peduli. Sudah hampir dua jam menunggu. Tetiba bahunya ada yang menyentuh. Ia langsung membalikkan badannya. Seorang berparas cantik, hidungnya mungil. Berpadu manis dengan lentiknya bulu mata. Harumnya parfum yang lembut memberi sensasi berbeda. "Reviii... " Jantung Radit berdegup. Matanya tak berkedip seolah melihat bidadari di hadapannya. Netranya dikucek berkali-kali. Lalu menatapnya Kembali. Woow cantiknya, bisik hatinya. Rasa rindu akibat terpisah oleh jarak dan waktu membuat Revi reflek memeluk Radit. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Radit. Ia membalas pelukan Revi. "Auwww!" Radit   meringis kesakitan. Ia tak menduga Revi mencubit perutnya. Ingin rasanya marah, tapi melihat senyum manis perempuan yang baru saja memberikan pelukan kerindu...